Kamis, 03 Juni 2010

DINDA


By; Anak Bumi

Dinda,

Desir pucuk digoda angin, saban sore..
Memburam hati..

Gelak pipit dicandai rintik, saban hujan..
Melusuh jiwa..

Dinda,

Bilamana menyapa langit, malam ini..

Kutitip kedipan, merona hati dan jiwa..

Karena hanya bintang yang bisa dipercaya, meski tidak saban malam..


Sore yg rintik,

3 komentar:

latifah hizboel mengatakan...

Indahnya rangkaian katanya...

Nice poem

adi mengatakan...

salam kenal ..makasih bacaannya ya

Anak Bumi mengatakan...

Thanks komentarnya...